Senin, 30 November 2015

COSO FRAMEWORK

COSO (Committee of Sponsoring of the Treadway Commission) adalah suatu inisiatif dari sektor swasta yang dibentuk pada tahun 1985. Tujuan utamanya adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan penggelapan laporan keuangan dan membuat rekomendasi untuk mengurangi kejadian tersebut. COSO telah menyusun suatu definisi umum untuk pengendalian, standar, dan kriteria internal yang dapat digunakan perusahaan untuk menilai sistem pengendalian mereka.


A.  Business Objective
Tujuan dari Internal Control terdiri dari:
1.     Operations Objectives.
Tujuan operasional terkait dengan pencapaian visi, misi, dan tujuan didirikannya entitas. Tujuan ini terkait dengan peningkatan financial performance, produktivitas, kualitas, environmental practices, return of assets dan likuiditas.
2.     Reporting Objectives.
Tujuan pelaporan berkaitan dengan penyusutan laporan untuk digunakan oleh organisasi dan stakeholders dalam hubungannya dengan pelaporan finansial/non-finansial serta pelaporan internal/eksternal.
3.     Compliance Objectives.
Aturan dan hukum merupakan standar minimal dari perilaku organisasi. Organisasi diharapkan akan menggabungkan standar tersebut ke dalam tujuan dari entitas, bahkan organisasi dapat menetapkan standar yang lebih tinggi dibanding yang ditetapkan oleh hukum dan peraturan.

B.  Internal Control
Selain tujuan, Intenal Control memiliki 5 komponen. Komponen dalam Internal Control adalah sebagai berikut:
a.     Control Environment.
Lingkungan pengendalian adalah rangkaian standar, proses dan struktur yang menjadi dasar dalam pelaksanaan Internal Control di seluruh organisasi.
b.    Risk Assessment.
Penilaian risiko melibatkan proses yang dinamis dan berulang untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko untuk mencapai tujuan, serta membentuk dasar mengenai bagaimana risiko harus dikelola.
c.      Control Activities.
Aktivitas pengendalian merupakan tindakan yang ditetapkan dengan prosedur dan kebijakan untuk meyakinkan bahwa manajemen telah mengarah untuk mengatasi risiko dalam rangka pencapaian tujuan.
d.    Information and Communication.
Informasi diperlukan dalam rangka pelaksanaan tanggung jawab Internal Control dalam rangka pencapaian tujuan. Sedangkan komunikasi terjadi baik secara internal maupun eksternal dengan menyediakan informasi yang diperlukan dalam rangka pelaksanaan Internal Control sehari-hari.
e.      Monitoring Activity.
Evaluasi berkelanjutan, terpisah, atau kombinasi keduanya untuk memastikan seluruh komponen Internal Control ada dan berfungsi.

C.  Organizational Structure
Dimensi ketiga dari matriks COSO menggambarkan struktur organisasi dari perusahaan itu sendiri meliputi:
a)     Entity-Level, merupakan level entitas di dalamorganisasi.
b)    Division, merupakan divisi di dalam organisasi.
c)     Business Unit, merupakan unit bisnis di dalam organisasi.
d)    Subsidiary, merupakan subsider di dalam organisasi.

Sumber:
James A. Hall. Accounting Information Systems-Cengage Learning. 2010. PP-03-new

Tidak ada komentar:

Posting Komentar